News Update :
Faisal Abdullah Al Makki. Diberdayakan oleh Blogger.

TheLAN Actions

FIFA KLASEMEN

TheLAN kembali menerima keanggotaan Baru.

Jumat, 25 November 2011

Faisal Abdullah Al Makki (Ketum TheLAN)
Ketua Umum Laskar Aneuk Nanggroe, Faisal Abdullah Al Makki : "TheLAN Kembali Membuka Pendaftaran keanggotaan, untuk caranya teman2 bisa meng Copy Formulir (bisa di Foto Copy) dan diperbanyak selain mendapatkan Member Card, anggota juga bisa mendapatkan Kaos TheLAN.
" Setelah kita komunikasi dengan Pengurus TheLAN. kita putuskan akan menerima kembali keanggotaan, lebih Lanjut, Faisal Menambahkan "selain di Sigli, anggota juga bisa mendaftar di Banda Aceh, Via Indra Cakradonya bisa komunikasi via FB http://www.facebook.com/indra.cakradonya dan Srikandi di FB http://www.facebook.com/ceweknyasibiru. selain keanggotaan resmi, para pecinta PSAP sigli juga bisa membeli Marchadise TheLAN, seperti Kaos dan SYall yang InsyaALLAH dalam minggu ini kita akan Jual. dikarenakan dalam 2 Pertandingan awal kandang PSAP harus bermain di Luar sigli, TheLAN akan fokus untuk persiapan main di Kandang. 

berikut Marchadise TheLAN yang akan Kami sediakan dan Jual bagi keanggotaan Resmi dan Pendukung PSAP. Sigli.

Member Card Depan


Member Card Belakang

Kaos THeLAN

Syall



PT Liga Indonesia Siap Gelar ISL

Selasa, 22 November 2011

Meski menuai protes dari PSSI, PT Liga Indonesia tetap siap menggelar Liga Super Indonesia (ISL) musim 2011-2012. Sebanyak 18 klub juga siap tampil pada kompetisi yang rencananya akan dimulai pada 1 Desember 2011.

Pernyataan ini diungkapkan oleh CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono beberapa waktu lalu. Menurutnya, pengalaman selama bertahun-tahun sebagai pengelola kompetisi memudahkan pihaknya dalam menggelar liga yang sama musim ini.

"PT Liga Indonesia siap menggelar kompetisi ini sesuai permintaan klub. Sebagai lembaga yang pernah menyelenggarakan kompetisi ini selama bertahun-tahun, tidak ada masalah dengan regulasi yang diperlukan," ujar Djoko.

Klub-klub peserta yang akan mengikuti ISL juga semakin mengerucut. Setidaknya sudah ada 18 klub yang menyatakan kesiapannya untuk tampil pada kompetisi ini. Komitmen masing-masing klub terlihat pertemuan manager (managers meeting) digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu lalu.

Dukungan terhadap perhelatan ISL juga datang dari anggota Exco PSSI, yakni Robertho Rouw, Toni Apriliani, Erwin Budiawan dan La Nyalla Mattalitti. Mereka hadir pada pertemuan manager dan berkomitmen untuk memberikan dukungan.

Erwin menegaskan tidak ada kendala bagi PT Liga dalam menggelar ISL baik dari bidang alih status dan transfer pemain, bidang kompetisi, perwasitan, dan keamanan.  "Semua perangkat yang dibutuhkan untuk digelarnya kompetisi cukup," ujar Erwin.

Sementara itu, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus yakin ISL akan berjalan eksis. Ferry percaya, penonton dan suporter Persija akan mendukung perhelatan ini. Ferry juga tidak khawatir dengan konflik internal yang melanda timnya.

”Kita lihat saja nanti, eksistensi akan menjawab semuanya. Kita optimis bahwa kami memang Persija yang asli,”jelasnya. 

Klub peserta managers meeting, Sabtu, 19 November 2011:  Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, Pelita Jaya, Persib Bandung, Persela Lamongan, Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar FC, Pesipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persidafon, Gresik United, Persiram Raja Ampat, PSMS Medan, dan PSAP Sigli.

Komite Etik Panggil 3 Anggota Exco PSSI

La Nyalla Mattalitti, siap lawan melawan..!!
Komite Etik PSSI memanggil tiga anggota Komite Eksekutif, La Nyalla Mattalitti, Tony Apriliani, dan Erwin Dwi Budiman, Selasa, 22 November 2011. Ada dua poin utama yang ditanyakan kepada ketiga anggota Exco tersebut.

Pertama, mengenai surat yang dikirimkan kepada FIFA soal keputusan PSSI terkait kompetisi musim 2011-2012. Kedua, mengenai pertemuan yang dilakukan di Surabaya beberapa waktu lalu.

"Kami cuma meminta keterangan dan klarifikasi," kata Ketua Komite Etik PSSI, Todung Mulya Lubis di kantor PSSI.

"Ada dua poin besar yang kami tanyakan. Pertama, mengenai kabar tiga anggota Exco yang mengirim surat ke FIFA soal keputusan PSSI terkait kompetisi. Dan soal pertemuan di Surabaya yang dihadiri 21 Pengprov dan sejumlah klub ISL."

Menurut Todung, pemanggilan belum sampai kepada pemeriksaan. Bahkan dia juga belum tahu apakah apakah kedua poin yang ditanyakan kepada ketiga Exco masuk ranah etika atau tidak.

"Dari hasil pertemuan ini, baru akan kami kaji dahulu sesuai pertimbangan Kode Etik yang menjadi pegangan utama kami. Kalau memang dua hal ini masuk ranah Kode Etik, maka kami akan melakukan pemeriksaan informal," tandasnya.

Sementara itu, usai memenuhi panggilan, La Nyalla Mattalitti menegaskan jika Komite Etik tidak memiliki kewenangan memberikan sanksi kepada Komite Eksekutif.

"Tadi tidak ada pemeriksaan, hanya tanya jawab dan klarifikasi saja. Dan saya kira, tidak ada aturannya Komite Etik dapat memberikan sanksi. Wewenang mereka hanya memberi saran saja," ujarnya.

"Tapi kalau dikenakan sanksi, saya juga tidak takut. Seandainya diipecat juga, saya tidak ada urusan. Kami hanya meminta agar semua permasalahan ini (dualisme kompetisi), solusinya KLB," tandas La Nyalla.

K-14 Akan Gelar Inter Island Cup

Rabu, 19 Oktober 2011

PT. Liga Indonesia akan menggelar Inter Island Cup yang akan menjadi turnamen pemanasan jelang Superliga Indonesia musim 2011/12.


Logo IIC
Persiapan 14 klub kasta tertinggi untuk menggelar Superliga Indonesia agar kompetisi yang berjalan sesuai dengan keputusan kongres dan juga statuta PSSI tidak setengah-setengah.

Seperti yang dilansir oleh JPNN, melalui PT. Liga Indonesia, mereka akan menggelar turnamen Inter Island Cup (IIC) seperti musim lalu. Turnamen ini digelar untuk ajang pemanasan sebelum kompetisi Superliga Indonesia musim 2011/12 dimulai.

Hal tersebut diungkapkan oleh presiden direktur PT Pusam Samarinda Indonesia, Harbiansyah Hanafiah, ia mengatakan kompetisi antar pulau tersebut akan mengundang 18 klub Superliga sesuai dengan hasil kompetisi musim lalu.

Menurutnya kompetisi klub antar pulau akan diawali dengan pertandingan di pulau bersangkutan. Misalnya Kalimantan memiliki empat klub seperti Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar dan Bontang FC.

Juara pertandingan di pulau tersebut akan mewakili ke putaran berikutnya dan bertanding dengan juara pulau lain. Pertandingan semifinal dan final akan berlangsung di Stadion Manahan Solo.

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Premier League

Rabu, 12 Oktober 2011

Pemegang Hak Siar IPL 2011/2012
Jadwal Siaran TV IPL 2011/2012:

Sabtu (15/10)
- PERSIB Bandung vs Semen
Padang (15.30) Live RCTI

Minggu (16/10)
- Persiba Bantul vs Persipura
Jayapura (15.30)Live RCTI

Senin (17/10)
- Deltras vs Persema Malang
(15.30) Live RCTI

Rabu (19/10)
- Persib vs Persipura. Batal,
ditunda

Sabtu (22/10)
- PERSISAM vs PERSIBA
BALIKPAPAN (15.30) Live Global
TV

Sabtu (26/11)
- Pelita Jaya vs PSPS PEKANBARU
(15.30) Live MNCTV
- Sriwijaya FC vs Semen Padang
(15.30) Live RCTI
- Persijap vs PSM Makasar Pukul
(19:00) Live MNCTV
- Mitra Kukar vs Bontang FC Pukul
(15:30) Live Global tv

Minggu (27/11)
- Persela vs Persebaya (15.30)
Live RCTI
- Persibo bojonegoro vs PSMS
Medan (15:30) Live MNCTV
- Arema vs Persiraja (19:00) Live
Global TV

Sabtu (3/12)
- Persipura vs Mitra Kukar (15:00)
Live Global TV
- PSM Makasar vs Persisam
Samarinda (19:00) Live Global TV
- Persibo vs SFC (15:00) Live RCTI
- Arema vs Persija (15:00) Live
RCTI
- Pelita vs Persiba Bantul (15:00)
Live MNCTV
- Persijap vs Persib (19:00) Live
MNCTV

Minggu (4/12)
- Persiwa vs Persema (15:30) Live
Global TV
- Persidaon vs Persebaya (15:30)
Live MNCTV
- Bontang fc vs PSMS medan
(15:30) Live Global TV
- Persiba vs Persiraja (19:00) Live
MNCTV
- Semen Padang vs Persela
(19:00) Live RCTI
- PSPS vs Deltras (15:30) Live
MNCTV

Rabu (7/12)
- PSM Makasar vs Mitra Kukar
(19:00) Live Global TV
- Persipura vs Persisam (15:30)
Live Global TV
- Arema vs Sriwijaya (15:30) Live
RCTI
- Persibo vs Persija (19:00) Live
MNCTV
- Persijap vs Persiba Bantul
(19:00) Live MNCTV
- Pelita vs Persib Bandung (19:00)
Live RCTI

Kamis (8/12)
- Persidafon vs Persema (15:30)
Live Global TV
- Persiwa vs Persebaya (15:30)
Live MNCTV
- Persiba vs PSMS (19:00) Live
RCTI
- Bontang vs Persiraja (19:00)
Live MNCTV
- PSPS vs Persela (15:30) Live RCTI
- Semen Padang vs Deltras
(19:00) Live Global TV

Sabtu (10/12)
- Persema vs Persipura (15:30)
Live Global TV
- Persebaya vs PSM Makasar
(19:00) Live RCTI
- Sriwijaya fc vs PSMS Medan
(19:00) Live MNCTV
- Persija vs Persiraja (15:30) Live
RCTI
- Pelita vs SP (15:30) Live MNCTV
- Persijap vs PSPS (19:00) Live
Global TV

Minggu (11/12)
- Persibo vs Mitra Kukar (15:30)
Live RCTI
- Arema vs Persisam (15:30) Live
Global TV
- Persiwa vs Bontang fc (15:30)
Live MNCTV
- Persidafon vs Persiba (15:30)
Live Global TV
- Persiba Bantul vs Persela (19:00)
Live Global TV
- Persib vs Deltras (15:30) Live
RCTI

Sabtu (17/12)
- Persebaya vs Persipura (15:30)
Live RCTI
- Persema vs PSM Makasar 15:30)
Live MNCTV

Sumber: MNCTV GROUP.
NB: Jadwal siaran sewaktu-waktu
bisa berubah.

Istana Negara, Kecam Format Liga Prima Indonesia!

Format Liga Prima Indonesia atau Indonesian Primer League (IPL) yang menampung 24 tim terus menuai kecaman berbagai kalangan termasuk lingkungan Istana Negara.
Zaenal A Budiyono
Padatnya jadwal pertandingan liga dimana setiap tim bertanding 8 kali per bulan ditambah jarak tempuh antar provinsi yang jauh tak ubahnya seperti langkah sistemik membunuh para pemain sepakbola.

Jika dibandingkan dengan liga-liga di Eropa, maksimal dalam sebulan hanya memainkan lima pertandingan. Itu pun hanya beberapa tim yang berkancah di Liga Champion dan Piala UEFA.

Dari tim-tim besar yang ada tidak seluruhnya mampu memainkan pertandingan dengan sempurnya. Misalnya raksasa Italia, AC Milan yang diterpa badai cidera meski memiliki jumlah pemain cadangan yang sangat banyak hingga 34 pemain.

Melihat kondisi seperti itu, sangatlah tidak manusiawi jika PSSI memaksakan Liga Prima Indonesia tetap diikuti oleh 24 tim dan memainkan dua pertandingan dalam sepekan.

"PSSI tak menghiraukan tekanan masyarakat. Mereka akhirnya mengesahkan format kompetisi satu wilayah dengan 24 tim. Ini jumlah yang tidak ideal dibanding kompetisi-kompstisi di negara lain. Umumnya kompetisi profesional diikuti antara 18 sampai 20 klub," ujar Zaenal A Budiyono, pecinta sepakbola nasional.

Menurut deputi staf khusus Presiden SBY ini, PSSI melakukan kesalahan besar dalam mempersiapkan Liga Prima Indonesia. Bahkan Zaenal menilai rezim PSSI Djohan Arifin dan Tri Goestoro tidak lebih baik dari rezim Nurdin Halid.

"Kini justru tak lebih baik dari rezim yang digulingkannya melalui KLB lalu. Faktanya itu yang terjadi. Ada banyak blunder kebijakan PSSI akhir-akhir ini yang menggambarkan tak adanya visi mumpuni. Yang muncul ke publik justru aroma kepentingan dari para dewan syuro yang disinyalir mengendalikan PSSI dari ruang gelap," tegas orang dekat SBY ini.

Komek Bisa Mengajukan KLB

Selasa, 27 September 2011

Wacana tuntutan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB)
untuk mengganti Ketua Umum PSSI
belakangan kembali mencuat. Pelakasanaan KLB
bisa terjadi karena tuntutan anggota Komite Eksekutif
sendiri atau atas desakan para anggota.
Pasal 31 Statuta PSSI jelas membahas soal KLB. Komek bisa mengajukan KLB, begitu pula dengan dua per tiga
anggota biasa PSSI.


DATA-FAKTA
STATUTA PSSI
PASAL 31 KONGRES LUAR BIASA (KLB)

1). Komite Eksekutif dapat melakukan permintaan untuk melakukan KLB setiap saat.
2). Komite Eksekutif akan mengadakan KLB apabila diminta secara tertulis 2/3 Anggota PSSI,Permintaan tersebut harus mencatumkan agenda yang dibicarakan. KLB harus diadakan dalam waktu 3 Bulan setelah diterimanya permintaan tersebut. Apabila KLB tidak diadakan, anggota yang memintanya dapat mengadakan kongres sendiri. Sebagai usaha dan langkah terakhir, Anggota bisa meminta bantuan dari FIFA.
3). Anggota akan diberitahu mengenai Tempat,tanggal dan Acara Kongres sekurang-kurangnya empat minggu sebelum tanggal KLB.
4). Jika KLB diadakan atas inisiatif Komite Eksekutif, maka Komite Eksekutif harus menyusun agenda Kongres. apabila KLB diadakan atas permintaan anggota, acara tersebut harus mencantumkan materi yang diajukan oleh Anggota tersebut.
5). Agenda acara KLB tidak dapat di ubah.

PSSI SELALU KONTREVERSIAL

KEPUTUSAN KONTREVERSIAL PSSI
1. Memecat Pelatih Alfred Riedl, tanpa
alasan prestasi, melainkan ia merupakan Pelatih yang
dikontrak kepengurusan lawas dan tidak memasukan nama
nama pemain kompetisi LPI
2. Merombak tatanan kompetisi profesional dengan menyiapkan
kompetisi baru dengan format dua wilayah dengan jumlah peserta 34 klub,
klub-klub LPI yang statusnya belum anggota awalnya diset menjadi calon
kontestan. belakangan diralat dengan mengembalikan format komposisi
peserta sesuai dengan Statuta PSSI dan Kongres Tahun 2010 di Bali. namun,
tak berselang lama keputusan kembali dirubah lewat Rapat Komite Eksekutif
dengan manambah jumlah peserta kasta tertinggi dari 18 menjadi 24,..!
3. Mengampuni Persibo dan Persema Malang yang status keanggotaannya ducabut dalam
kongres di Bali, karena tampil di LPI, hanya melalui mekanisme rapat Komek tak Resmi.
kedua klub disertakan sebagai peserta kompetisi kasta tertinggi,
4. Memasukkan PSMS, PSM, Bontang FC, sebagai kontestan kompetisi level atas tanpa mekanisme
prestasi musim sebelumnya.

Harbiansyah Hanafiah Mundur, PSSI Hilangkan Badan Liga Indonesia

Minggu, 25 September 2011

Penghapusan posisi direktur BLI disebabkan PSSI tidak mau mencari sosok pengganti Harbiansyah.

Djohar Arifin Husen
Mundurnya Harbiansyah Hanafiah sebagai direktur Badan Liga Indonesia (BLI) membuat PSSI mengambil kebijakan baru. Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein memutuskan untuk menghapus badan tersebut.

Harbiansyah ditunjuk sebagai direktur BLI menggantikan Andi Darusalam Tabusala yang mengundurkan diri. Penunjukkan Harbiansyah ini dilakukan berdasar hasil rapat komite eksekutif (Exco) beberapa waktu lalu. Selain menangani kompetisi profesional, BLI juga bertugas menggulirkan kompetisi amatir.


Menurut Djohar, PSSI tidak akan mencari figur baru untuk menggantikan posisi Harbiansyah, dan memilih meniadakan BLI. Selanjutnya, pengelolaan kompetisi profesional akan ditangani langsung PT Liga Prima.

“Posisi direktur BLI akan ditiadakan, dan selanjutnya pengelolaan kompetisi profesional akan dikendalikan CEO PT Liga Prima Pak Widjajanto. Tapi kami belum menerima secara resmi surat pengunduran diri Harbiansyah Hanafiah selaku direktur BLI,” ujar Djohar.

“Penghapusan posisi direktur BLI itu sebenarnya didasarkan atas kebijakan untuk melebur enam badan bentukan pengurus PSSI sebelumnya, antara lain yaitu Badan Liga Indonesia (BLI), Badan Liga Amatir (BLA), Badan Futsal Nasional (BFN).”

“Tidak akan ada lagi badan yang berdiri sendiri, dan semua badan tadi akan berada di bawah kendali komite eksekutif. Ini dimaksudkan untuk efisiensi dan memudahkan kontrol kapada semua badan.


Sedangkan mengenai pengelolaan kompetisi amatir yang hingga kini masih lowong, Djohar menyerahkan sepenuhnya kepada Sihar Sitorus sebagai ketua komite kompetisi. Posisi itu nantinya akan diberikan kepada orang profesional.

PSSI Tak Konsisten, Harbiansyah Pilih Mundur

harbiansyah hanafiah
Samarinda - Keputusan mengejutkan diambil Harbiansyah Hanafiah. Ia mundur dari jabatan Direktur Badan Liga Indonesia (BLI) yang baru dipegangnya beberapa hari lalu berdasarkan rapat Komite Eksekutif PSSI. Alasannya inkonsisten PSSI terkait keputusan 24 klub peserta kompetisi tertinggi Liga Indonesia musim 2011/2012 mendatang.

Seperti diketahui, PSSI memutuskan level tertinggi Liga Indonesia maksimal akan diikuti 24 klub setelah sebelumnya hanya menetapkan 18 klub. Delapan belas klub yang bermain di musim ini adalah mereka yang bermain di ISL musim lalu : Persipura, Arema, Persija, Semen Padang, Persib, Persisam, Persiba, Persela, Sriwijaya FC, Persiwa, Deltras, PSPS, Pelita Jaya dan Persijap. Sedangkan empat klub promosi dari Divisi Utama adalah Persiba Bantul, Persiraja Banda Aceh, Mitra Kukar dan pemenang play-off, yakni Persidafon Dafonsoro.

Kedelapan belas klub peserta itu akan ketambahan enam klub lainnya, yakni Persema Malang, Persibo Bojonegoro, PSM Makassar, PSMS Medan, Bontang FC, dan Persebaya Surabaya.

"Itu sudah menyalahi aturan karena Persibo Bojonegoro dan Persema Malang, masih menjalani sanksi karena mengikuti LPI (Liga Primer Indonesia) yang lalu," kata Harbiansyah Hanafiah, yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Putra Samarinda Indonesia, kepada wartawan, Jumat (23/9/2011).

"Sanksi itu belum dicabut sampai sekarang. Bagaimanapun saya tidak mau mengikuti langkah yang menyalahi aturan," ujar Harbiansyah.

Disebutkan Harbiansyah, niatan dirinya ikut dalam upaya reformasi PSSI yang menentang kepengurusan Nurdin Halid beberapa bulan lalu, didasari alasan pelanggaran statuta PSSI dan FIFA sebagai peraturan tertinggi persepakbolaan dunia.

"Harapan saya, di era baru kepengurusan PSSI ini bisa lebih baik. Berjalan di atas aturan statuta PSSI maupun statuta FIFA," tambah Harbiansyah.

"Kalau saya bekerja dengan aturan yang salah, bagaimana nantinya? Lebih baik saya berada di luar lingkaran yang ada," jelas Harbiansyah.

Dengan pengunduran itu, Harbiansyah menegaskan akan menjadikannya lebih fokus untuk mengurus Persisam Putra di bawah PT Putra Samarinda Indonesia, menjelang kompetisi musim depan.

"Saya akan fokus di Persisam saja, supaya bisa lebih maju dan yang pasti agar bisa menghibur warga Samarinda," tutup Harbiansyah.

Mengenai Saya

Foto saya
Sigli, Aceh, Indonesia
 

© Copyright THE LAN 2007 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.